WELCOME IN my Blog Prince Thomi Irfan M (TIMY YUMMIÖ)
Selasa, 12 April 2011
MICROSOFT WORD

Microsoft Word adalah aplikasi sebuah program pengolah kata (word processor) yang dibuat oleh Microsoft Corporation. Program ini biasanya digunakan para pemakai komputer untuk kegiatan tulis-menulis. Seperti pembuatan surat, proposal, artikel, brosur, booklet, dan lain-lain dengan aneka font (huruf) dan layout yang tersedia. Kita juga dapat membuat naskah ilmiah dengan rumus-rumus matematika, fisika maupun kimia dan mendesain sebuah dokumen dengan variasi gambar yang unik dan sangat lengkap.
Selain, Microsoft Word, ada beberapa jenis word processor yang popular dan sudah beredar di masyarakat diantaranya : WordStar (WS), WordPerfect (WP), AmiPro, WordPad, dan lain-lain. Microsoft Word sebagai program pengolah kata memberikan fasilitas-fasilitas yang lebih familiar dibandingkan dengan pengolah kata lainnya.
Program pengolah kata Microsoft Word telah mengeluarkan versi 1.0. sampai 6.0. untuk versi DOS. Kemudian, seiring dengan kemajuan perusahaan pembuatnyya, Microsoft Coorporation telah mengeluarkan 12 versi Microsoft Word, yaitu versi ’95, ’97, 2000, 2002, 2003, dan 2007.
B. Cara Mengaktifkan Microsoft Word
Kita dapat memulai atau menjalankan program aplikasi Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut :
1. Pilih dan Klik tombol Start
2. Pilih menu program
3. Kemudian, pilih dan klik program Microsoft Word
4. Tunggu sampai jendela program aplikasi Word ditampilkan
Atau kita juga bisa mengklik mouse kiri sebanyak 2 x shortcut microsoft word pada dekstop
C. Mengenal Layar Kerja Microsoft Word
1. Ikon Kontrol Menu (Control Menu Ikon)
Digunakan untuk mengontrol jendela yang sedang aktif. Letaknya dipojok kiri paling atas sebelah baris judul.
2. Baris Judul (Title Bar)
Adalah informasi berisi nama file dan nama program yang aktif atau sedang dikerjakan dalam Microsoft Word
3. Tombol Ukuran (Sizzing Button)
Digunakan untuk menentukan besar tampilan layar jendela word. Letaknya disebelah ujung kanan pada baris judul. Macam-macam tombol ukuran :
a. Minimize Button : Untuk memperkecil ukuran jendela word
b. Maximize Button : Untuk memperbesar ukuran jendela word
c. Restore Button : Untuk mengembalikan jendela ke ukuran semula
d. Close/Exit Button : Untuk menutup jendela dan mengakhiri program word
5. Baris Toolbar (Tool bar)
Adalah kumpulan perintah dalam bentuk ikon-ikon yang berisi tool atau alat untuk mempermudah menyelesaikan dokumen. Fungsi utama Toolbar adalah mempercepat akses kesejumlah perintah yang sering dipakai. Untuk menggunakan Toolbar, klik salah satu icon yang mewakili perintah yang kita inginkan. Bila ikon tampak tertekan ke dalam, berarti ia sedang diaktifkan. Untuk menonaktifkannya, kita tinggal menekan ikon tersebut sekali lagi. Secara default, toolbar di Ms. Word ada dua yaitu Toolbar Standar dan Formating.
a. Toolbar Standar
Berisikan beberapa ikon untuk mengerjakan operasi standar, seperti menyimpan, membuka, mencetak dokumen, dan sebagainya. Biasanya, akan lebih cepat dengan mengklik sebuah tombol pada toolbar dari pada memilih perintah pada suatu menu. Toolbar Standar dapat ditampilkan atau disembunyikan dengan mengklik View > Toolbar > Standar.
b. Toolbar Formating
Berisikan ikon untuk mem-format obyek-obyek pada dokumen. Obyek tersebut bisa berupa gambar, tabel, atau text dan sebagainya. Toolbar formatting bisa juga digunakan untuk memilih berbagai jenis huruf dan ukurannya. Toolbar formatting dapat ditampilkan atau disembunyikan dengan memilih View ð Toolbar ð Formating.
6. Rulers
Adalah mistar tabulasi yang terdapat pada bagian atas atau samping kiri dokumen. Mistar atau ruler ini berguna sebagai indikator lebar dan tinggi halaman dokumen berikut margin-nya. Untuk` Ruler horizontal, berfungsi juga sebagai alat pengaturan tabulasi dan indentasi. Ruler ini bisa ditampilkan dan juga bisa dihilangkan. Caranya, Klik View + Ruler.
7. Area Pengetikan
Adalah tempat kita untuk mengetik atu mambuat dokumen. Kita dapat memulai mengetik teks pada posisi keberadaan kursor, dan setelah itu kursor secara otomatis bergerak ke arah kanan dengan jarak satu karakter
8. Kursor
Berbentuk garis vertikal yang berkedip-kedip. Setiap karakter yang kita ketik akan muncul pada posisi kursor ini.
Panah atas : Memindahkan satu baris ke atas
Panah bawah : Memindahkan satu baris ke bawah
Panah kiri : Memindahkan satu karakter ke kiri
Panah kanan : Memindahkan satu karakter ke kanan
Home : Memindahkan ke awal baris pengetikan
End : Memindahkan ke akhir baris pengetikan
Ctrl+Home : Memindahkan ke awal dokumen
Ctrl+End : Memindahkan ke akhir dokumen
Ctrl+panah atas : Memindahkan ke awal paragraf sebelumnya
Ctrl+panah bawah : Memindahkan ke awal paragraf selanjutnya
Ctrl+panah kiri : Memindahkan ke awal kata sebelumnya
Ctrl+panah kanan : Memindahkan ke awal kata berikutnya
9. Task Pane
Merupakan jendela yang ditampilkan di sebelah kanan dokumen dan membantu ketika mengedit dokumen.Jendela task pane akan ditampilann secara otomatisn sesuai dengan pekerjaan yang sedang dilakukan.
10. Scroll Bar
Adalah papan navigasi untu menggulung layar dokumen, baik secara vertikal maupun horizontal. Bisa juga menggeser lembar dokumen ke kekiri atau ke kanan . Scroll bar yang digunakan untuk menggulung secara vertikal dikenal dengan nama Vertical Scroll bar dan untuk menggeser ke kiri atau ke kanan, disebut Horizontal Scrool bar. Cara menampilkan atau menyembunyikan Scrool Bar, Klik Tools ð Option ð View ð Beri tanda centang pada Horizontal Scroll bar ataupun Vertical Scroll bar ð Klik OK
11. Office Assistant
Merupakan ikon untuk menampilkan menu batuan (help) dari suatu program aplikasi. Biasanya ditampilkan dalam bentuk gambar animasi yang menarik
Untuk mengubah tampilan Office Asistant, ikuti langkah-langkah berikut :
a. Posisikan pointer mouse pada gambar office asisten, lalu kili kanan 1x
b. Pada kotak percakapan office asisten, pilih dan klik tombol option
c. Muncul tampilan kotak dialog office asisten
d. Klik tab Gallery
e. Untuk memilih bentuk tampilan Office Assisant, klik tombol perintah Next atau back
f. Klik OK jika tampilan sudah sesuai dengan keinginan kita
12. Tampilan Pilihan Layar (Tombol View)
Digunakan untuk mengubah tampilan jendela dokumen dengan cepat (Normal, Web Layout, Print Layout, Outline, atau Reading).
13. Status Bar
Adalah baris informasi pada posisi paling bawah dokumen. Status bar ini memberikan informasi mengenai jumlah halaman, halaman yang aktif dan sebagainya
Langkah-langkah untuk memulai program Microsoft Word pada sistem operasi Microsoft Windows 9X dan 2000 adalah :
(1) Klik menu Start F Program Microsoft Word
(2) Akhir dari langkah ini adalah tampilan desktop program Microsoft Word yang berupa baris menu-menu, baris-baris toolbar, mistar kontrol atau ruler, bidang ketik, dan baris status.
2. Mengakhiri Program Microsoft Word.
Langkah-langkah untuk mengakhiri program Microsoft Word pada sistem operasi Microsoft Windows 9X dan 2000 adalah :
1. Klik menu File F Exit, atau tekan ALT + F + X, atau
2. Klik icon Close
3. Mengatur Indenting Paragraf (Pemasukkan Kata Pada Paragraf)
Untuk mengatur pemasukkan kata pada kedua sisi paragraf cukup dengan mengatur button First Line Indent, Hanging Indent, Right Indent, dan Left Indent yang terdapat pada Ruler.
Cara lain untuk pengaturan indentasi ini adalah :
3. Untuk pemasukan kata pada baris pertama paragraf klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik combo box Special dan memilih pilihan First line lalu menentukan nilai jarak masuk dari pinggir batas mulai tulisan pada text box By.
4. Untuk pemasukkan baris dalam paragraf klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik combo box Special dan memilih pilihan Hanging lalu menentukan nilai jarak masuk dari pinggir batas mulai tulisan pada text box By.
5. Untuk pemasukkan batas kiri paragraf, klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik text box Left, lalu tentukan berapa ukurannya.
6. Untuk pemasukkan batas kanan paragraf, klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik text box Right, lalu tentukan berapa ukurannya.
4. Pemilihan Bagian Tulisan, atau Blocking.
Pemilihan bagian tulisan ini dipergunakan bila kita akan mengubah suatu bagian tulisan yang telah terketik untuk berbagai perubahan. Langkah yang paling cepat adalah dengan meletakkan kursor pada bagian yang akan dipilih, lalu tahan tombol Shift sambil menggerakkan kursor hingga ke bagian akhir tulisan yang dipilih.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan beberapa trik berikut :
· Klik 1 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri, untuk memilih satu baris.
· Klik 2 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri, untuk memilih satu paragraf.
· Klik 3 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri untuk memilih semua.
5. Penentuan Spasi Paragraf.
Penentuan spasi paragraf dapat dilakukan sebelum pengetikan ataupun sesudah pengetikan. Bila dilakukan setelah pengetikan maka sebelum penentuan spasi paragraf harus dilakukan pemilihan tulisan atau paragraf yang akan diubah spasi barisnya (lihat referensi nomor 4).
Langkah-langkah untuk penentuan spasi pada paragraf adalah :
1. Klik menu Format F Paragraph diikuti dengan mengklik combo box Line Spacing, lalu pilihlah pilihan ukuran spasinya Single (1 spasi), 1.5 lines (1.5 spasi), atau Double (2 spasi), dan lain-lain.
6. Penjajaran Pengetikan Paragraf (Paragraph Alignment)
Untuk penjajaran pengetikan paragraf dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :
1. Dengan mengklik icon Align Left untuk penjajaran kiri, Center untuk penjajaran tengah, Align Right untuk penjajaran kanan, atau Justify untuk penjajaran kiri dan kanan.
2. Dengan menekan tombol CTRL+L untuk penjajaran kiri, CTRL+E untuk penjajaran tengah, CTRL+R untuk penjajaran kanan, CTRL+J untuk penjajaran kiri dan kanan.
7. Menebalkan, Memiringkan dan Menggaris-bawahi Huruf (Font Style)
Untuk menebalkan huruf, memiringkan, atau menggaris-bawahi huruf atau tulisan, ada beberapa cara, antara lain adalah :
1. Klik icon Bold untuk penebalan, Italic untuk pemiringan, atau Undeline untuk penggaris-bawahan, atau
2. Tekan tombol CTRL+B untuk penebalan, CTRL+I untuk pemiringan, atau CTRL+U untuk penggaris-bawahan.
8. Mengganti Ukuran Huruf (Font Size)
Penggantian ukuran huruf dapat dilakukan sebelum pengetikan ataupun sesudah pengetikan. Bila dilakukan setelah pengetikan maka tulisan yang akan diubah ukuran hurufnya harus dipilih dulu (lihat referensi nomor 4.) baru dilakukan perubahan.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Klik combo box Font Size pada toolbar, atau :
2. Klik menu Format F Font, lalu dengan mengklik text box Size dan tentukan ukurannya.
9. Mengganti Jenis Huruf (Font)
Penggantian jenis huruf hampir sama dengan penggantian ukuran huruf, perbedaanya hanya pada pengklikan text box Font, dan tentukan jenisnya dengan memilih menggunakan kursor atau mengklik bar pilihan; dan mengakhirinya dengan mengklik button OK atau tombol ENTER.
10. Mewarnai Huruf / Tulisan (Font Color)
Seperti referensi nomor 8 dan 9, lalu klik combo box Font color dan tentukan warna dari huruf yang diinginkan oleh anda.
11. Menyimpan File (Save)
Untuk menyimpan hasil ketikan atau menyimpan file yang sudah dibuat, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :
1. Tekan tombol CTRL + S, atau klik menu File F Save, atau klik icon Save.
2. Bila file yang dibuat adalah file baru, maka ketiklah nama file dokument anda tersebut pada combo box File name.
3. Sebagai penutup dari penyimpanan file ini tekan tombol ENTER atau klik button Save.
12. Menutup File (Close)
Biasanya setelah proses penyimpanan file, agar beban memori komputer tidak terlalu berat, maka file yang dibuka hendaknya ditutup sehingga tidak akan ada di memori komputer lagi. Langkah-langkah proses penutupan file tersebut ada bebarapa cara, yaitu :
1. Klik menu File F Close, atau
2. Klik icon Close Window
13. Membuka File (Open)
Untuk membuka file yang sudah ada atau yang sudah disimpan dan ditutup, ada beberapa cara :
1. Tekan tombol CTRL + O lalu ketik nama file dokumen anda beserta path foldernya kemudian tekan tombol ENTER, atau
2. Klik menu File F Open atau icon Open, lalu klik nama file anda pada daftar file yang muncul.
3. Bila nama file anda tidak ada pada kotak daftar nama file, klik combo box Look in dan lakukan browsing file dokument anda pada media simpan di komputer atau folder yang tersedia di media simpan anda.
14. Menyalin, Memindahkan Tulisan.
Untuk menyalin tulisan dan memindahkan tulisan proses yang dilaksanakan hampir sama, perbedaannya hanya pada tujuan dan caranya. Langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1. Blok atau seleksilah terlebih dulu tulisan yang akan disalin (copy) atau dipindahkan (move), lihat referensi nomor 4.
2. Untuk melakukan proses penyalinan (copy) maka tekan tombol CTRL + C atau klik icon Copy. Untuk melakukan proses pemindahan (move) maka tekan tombol CTRL + V atau klik icon Move.
3. Letakkan kursor pada posisi tujuan atau letak tulisan hasil penyalinan atau pemindahan tersebut.
4. Tekan tombol CTRL + V atau klik icon Paste untuk menempelkan tulisan hasil penyalinan atau pemindahan tersebut.
Anda juga dapat melakukan proses Copy dan Move antar program aplikasi berbasiskan windows. Misalnya mengcopy tabel dari Microsoft Excel ke Microsoft Word, atau sebaliknya.
15. Membuat Pengetikan Kolom Koran (Format Column).
Untuk membuat gaya penulisan seperti pada kolom-kolom artikel koran atau majalah, langkah-langkah yang anda lakukan adalah sebagai berikut :
1. Seleksilah tulisan yang akan dijadikan kolom koran (lihat referensi nomor 4).
2. Klik menu Format F Columns atau klik icon Columns, sebaiknya melalui menu saja.
3. Tentukan jumlah kolom yang akan dibentuk pada textbox Number of columns dengan mengetikan jumlahnya atau menentukan pada buttonnya.
4. Bila anda ingin menggunakan gaya kolom yang tidak sama besar, hilangkan tanda pada checkbox Equal column width, lalu tentukan lebar salah satu kolom yang anda kehendaki.
5. Bila anda menginginkan gaya kolom dengan garis pemisah antar kolom, tandailah checkbox Line between.
6. Untuk mengakhiri proses pembentukan kolom ini kliklah button OK atau tekan tombol Enter.
Jumat, 08 April 2011

Asteroid yang ditemukan 6 tahun yang lalu itu tidak berisiko menabrak Bumi meskipun Minor Planet Center di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, memasukkan jalur asteroid itu dalam kategori "asteroid berpotensi bahaya." Asteroid itu tidak dapat dianggap remeh sehingga penelitian perlu dilakukan.
Para ilmuwan berencana untuk membuat model tiga dimensi dari YU55 sekaligus memprediksi densitas dan bentuknya. Saat YU55 berada sangat dekat dengan Bumi, hal itu dianggap sebagai saat yang tepat untuk memulai penelitian.
Dengan mengetahui kecepatan berputar, bentuk, kepadatan, dan informasi lain, ilmuwan dapat mengetahui lokasinya saat tak berada di dekat Bumi. Dengan demikian, model prediksi bisa dibuat untuk meramal posisi asteroid beberapa dekade atau abad ke depan. (National Geographic)Rabu, 06 April 2011
A
Albedo: perbandingan antara intensitas cahaya yang diterima dari Matahari dengan yang dipantulkan oleh permukaan planet.
Apfokus: jarak terjauh sebuah benda terhadap titik fokus elips orbitnya. Misalnya, jarak terjauh Bumi dari Matahari disebut dengan aphelion.
Asensiorekta: salah satu besaran dalam koordinat ekuatorial yang mendefinisikan jarak antara titik gamma dengan benda langit. Asensiorekta dihitung sepanjang ekuator langit dari 0 – 24 jam.
Asteroid: benda kecil di tata surya yang sangat banyak terdapat di antara orbit Mars dan Jupiter.
Astrometri: cabang ilmu dalam astronomi yang mempelajari penentuan posisi objek langit. Contohnya penentuan orbit bintang ganda, asteroid, dan gerak diri bintang.
Astrofisika: cabang ilmu dalam astronomi yang mempelajari proses fisika yang terjadi di dalam objek langit. Seperti reaksi nuklir di dalam inti bintang dan proses hantaran energi dari inti bintang hingga ke atmosfernya.
B
Benda Hitam (Black Body): benda hipotetis yang menyerap semua energi yang diterimanya. Benda ini dapat didekati dengan membuat eksperimen berikut: sebuah benda berongga yang diberi lubang kecil dipanaskan. Apabila kita amati lubang yang ada di benda tersebut maka sifat pancaran energinya mendekati sifat benda hitam.
Bulge: bagian pusat dari sebuah galaksi spiral yang menonjol, berbentuk spheroid dengan dimensi tiga sumbu yang berbeda.
C
Centaurus: rasi berbentuk manusia berkaki kuda yang berada di belahan langit selatan. Rasi ini berada sangat dekat dengan rasi Crux. Dua kakinya, dua bintang paling terang di rasi ini yaitu bintang Alfa dan Beta Centauri, menunjuk rasi Crux di sebelah baratnya.
Crux: rasi berbentuk salib/layang-layang yang berada di belahan langit selatan. Rasi ini menjadi salah satu penunjuk arah selatan yang cukup akurat.
D
Deklinasi: salah satu besaran dalam koordinat ekuatorial yang mendefinisikan jarak antara benda langit dengan ekuator langit. Dihitung dalam satuan derajat dari 0 – 90.
E
Ekuator langit: garis imajiner yang membagi langit menjadi dua bagian sama besar, yaitu belahan langit utara dan selatan.
Ekliptika: bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari. Bidang ini membentuk sudut sebesar 23,5 derajat dengan ekuator langit. Dapat juga dikatakan sebagai lintasan semu Matahari selama satu tahun.
F
Fotosfer: bagian dari Matahari yang memancarkan cahaya.
G
Galaksi: kumpulan terbesar bintang-bintang di alam semesta. Memiliki bentuk dan ukuran yang bermacam-macam, seperti spiral, elips, dan tak beraturan. Galaksi Bimasakti (Milky Way Galaxy) berbentuk spiral.
Gerhana: peristiwa tertutupnya sebuah objek karena adanya objek yang melintas di depannya. Kedua objek yang terlibat dalam gerhana ini memiliki ukuran yang hampir sama jika diamati dari Bumi. Contohnya gerhana Matahari dan gerhana Bulan.
Grup Lokal (Local Group): kelompok kecil galaksi di sekitar Galaksi Bimasakti. Beranggotakan sekitar 30 galaksi, kelompok galaksi ini hanya beranggotakan sedikit galaksi yang berukuran besar, di antaranya adalah Bimasakti, Andromeda, Awan Magellan Besar, dan Awan Magellan Kecil.
Gugus bintang (star cluster): sekelompok bintang-bintang yang berdekatan karena dilahirkan pada daerah yang sama. Terdapat dua jenis gugus bintang, yaitu gugus terbuka dan gugus bola.
Gugus terbuka/galaktik (open cluster ): gugus bintang dengan bintang anggota berjumlah kurang dari 100 bintang. Ruang antar bintang terlihat renggang
Gugus bola (globular cluster): gugus bintang dengan bintang anggota berjumlah hingga jutaan bintang. Kerapatan sangat tinggi dan ruang antar bintang terlihat rapat.
H
Halo galaksi: komponen terbesar dari sebuah galaksi spiral. Diperkirakan bahkan membentang lebih jauh dari batas terjauh piringan yang bisa dilihat.
Horison: garis khayal yang membatasi wilayah langit yang dapat diamati dengan permukaan Bumi yang dipijak pengamat. Di laut yang luas, horison mempertemukan laut dengan langit.
I
Inklinasi: sudut yang terbentuk akibat dua bidang yang tidak terletak sejajar. Inklinasi ekliptika dengan ekuator langit adalah 23,5 derajat, inklinasi orbit Bulan dengan ekliptika adalah 5 derajat.
J
Jupiter: nama salah satu planet di tata surya kita.
K
Katai putih: salah satu tahapan akhir dari evolusi bintang yang terjadi ketika bintang menghembuskan selubungnya setelah menjadi planetary nebula dan hanya menyisakan bagian intinya saja. Matahari diyakini akan menjadi sebuah bintang katai putih.
Komet: benda kecil di tata surya yang terlihat memiliki ekor ketika melintas di dekat Matahari. Karena orbitnya yang sangat eksentrik, komet lebih sering diamati ketika berada di dekat Matahari saja. Contoh: komet Halley yang mendekati Matahari setiap 76 tahun sekali.
L
Leonid: salah satu nama hujan meteor yang terkenal karena jumlah meteornya sangat banyak dan spektakuler. Diambil dari nama rasi Leo yang menjadi titik radian/titik tempat meteor-meteor yang terjadi “berasal.”
M
Magnitudo: satuan yang digunakan untuk menyatakan kecerlangan suatu bintang/benda langit.
Meridian: garis khayal yang menghubungkan kutub utara langit dan kutub selatan langit dan memisahkan belahan langit sebelah timur dengan langit barat. Peristiwa saat objek langit melintasi meridian dari timur ke barat disebut juga transit.
Messier: nama katalog untuk 110 benda-benda langit yang menarik, berisi nebula, gugus bintang, dan galaksi. Nama Messier diambil dari nama penemunya, Charles Messier (1730-1817) seorang astronom Prancis.
N
Nebula: sekumpulan gas dan debu yang memiliki kerapatan rendah. Dapat merupakan materi pembentuk bintang atau sebaliknya, merupakan sisa ledakan bintang (supernova).
O
Okultasi: peristiwa tertutupnya sebuah benda langit oleh benda langit lainnya yang lebih besar. Contohnya okultasi bintang oleh Bulan atau planet.
P
Parsek (parsec, pc): jarak objek yang memiliki paralaks sebesar 1 detik busur, yaitu sebesar 206265 SA atau 3.26 tahun cahaya.
Perifokus: jarak terdekat dari titik fokus untuk orbit elips. Apabila Matahari yang berada di titik fokus disebut dengan perihelion, bintang periastron.
Polusi Cahaya: polusi karena cahaya yang menerangi langit malam. Hal ini sangat mengganggu pengamatan astronomi karena informasi dari langit datang dalam bentuk cahaya, sehingga jika lingkungan sekitar terlalu terang oleh cahaya lampu penduduk/jalan maka benda langit akan semakin sulit dilihat.
Phobos: salah satu satelit/bulan milik planet Mars.
Pluto: nama benda di tata surya yang sempat digolongkan sebagai planet sebelum tahun 2006. Karena bentuk orbitnya, Pluto bisa menjadi lebih jauh daripada Neptunus atau lebih dekat.
Pulsar: pulsating radio source. Sumber pemancar energi radio yang pancarannya berubah-ubah secara periodik.
Q
Quasar: quasi stellar object. Objek yang tampak seperti bintang (sumber cahaya titik) namun berjarak sangat jauh dan mengindikasikan bahwa objek ini berada di luar Galaksi. Diketahui sebagai galaksi yang memiliki bagian inti yang aktif (Active Galactic Nuclei)
R
Rasi: kumpulan bintang yang tampak berdekatan di langit dan membentuk benda khayal bila dibuat garis yang menghubungkan bintang-bintangnya.
Reflektor: jenis teleskop yang menggunakan cermin dalam sistem optiknya
Refraktor: jenis teleskop yang menggunakan lensa dalam sistem optiknya
S
Satuan Astronomi, SA (Astronomy Unit, AU): jarak rata-rata Bumi – Matahari, sebesar 149.6 juta km, atau disederhanakan menjadi 150 juta km. Penggunaan jarak ini terbatas pada lingkup tata surya.
Supernova: peristiwa meledaknya bintang, yang menjadi tahapan akhir evolusi bintang bermassa besar.
T
Tahun Cahaya (light year, ly): jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu 1 tahun. Kalikan kecepatan tempuh cahaya (300.000 km/dt) dengan jumlah detik dalam setahun. Hasilnya adalah 946 x 10^14 km atau 6324 AU. Jarak Matahari – Bumi adalah 8 menit cahaya.
Tata surya: sistem banyak benda yang bercirikan adanya sebuah benda dominan berupa bintang yang dikelilingi benda-benda lainnya yang lebih kecil. Hingga kini telah banyak ditemukan sistem tata surya di bintang lain, selain tata surya yang kita tinggali (Matahari dan 8 planetnya).
Teleskop: piranti optik astronomi yang membantu mata untuk mengamati benda-benda langit yang redup. Sistem kerja utamanya adalah mengumpulkan cahaya.
Transit: peristiwa melintasnya sebuah benda langit di meridian (disebut juga kulminasi atas). Arti lainnya adalah peristiwa melintasnya planet Merkurius atau Venus di depan piringan Matahari ketika diamati dari Bumi.
Trojan: kelompok asteroid yang berada di lintasan/orbit Jupiter, berjarak sudut 60 derajat di depan dan belakang Jupiter. Dengan demikian, asteroid ini mengorbit Matahari bersama-sama Jupiter dan tidak akan pernah menumbuk Jupiter.
U
Ultraungu: suatu daerah energi dengan panjang gelombang yang pendek dan energi tinggi.
V
Vernal equinox: suatu waktu di kala Matahari berada tepat di titik perpotongan antara ekliptika dengan ekuator, sehingga pada saat itu panjang siang dan malam di Bumi di semua tempat adalah sama. Terjadi pada tanggal 21 Maret. Bisa disebut juga sebagai equinox awal.
W
W-Virginis: nama bintang variabel yang terletak di rasi Virgo
X
X-ray: sinar X. Pancaran elektromagnetik dengan energi tinggi.
Y
Yerkes: nama sistem klasifikasi bintang berdasarkan luminositas.
Z
Zenith: titik di langit yang berada tepat di atas kepala. Lawannya adalah Nadir.
Zodiak: kelompok rasi yang dilewati ekliptika (Matahari) sepanjang tahun. Ada 12 rasi dalam zodiak yang dikaitkan dengan astrologi.
Mengamati Planet Di Malam Hari
Dapatkah kita mengamati planet yang ada di tata surya kita? Mungkin di antara kita ada yang bertanya seperti itu. Jawabannya adalah bisa, tetapi tidak semuanya. Lalu, planet mana saja yang bisa kita amati?
Dari 7 planet (tidak termasuk Bumi), 2 planet akan sulit diamati dengan mata telanjang (Uranus dan Neptunus) karena terlalu redup, 2 planet akan hanya dapat diamati di sekitar waktu matahari terbit atau tenggelam (Merkurius dan Venus) karena kedua planet tersebut mengorbit matahari pada jarak yang lebih dekat daripada bumi, dan 3 planet akan relatif lebih mudah diamati sepanjang malam (Mars, Jupiter, dan Saturnus), walaupun belum tentu sepanjang tahun kita bisa mengamatinya. Di antara kelima planet yang dapat diamati tersebut, kesempatan kita untuk mengamati Merkurius paling kecil karena kita hanya dapat mengamatinya sebelum matahari terbit atau sesudah matahari tenggelam dengan durasi tidak lebih dari 1,5 jam.
Setelah mengetahui besarnya peluang kita untuk dapat mengamati planet, tentunya sekarang kita ingin tahu bagaimana menikmati keberadaan planet di antara banyaknya bintang pada suatu malam dengan langit yang cerah. Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa sebuah titik terang tertentu di langit adalah planet? Cara untuk membedakannya relatif mudah setelah latihan yang cukup, yaitu bintang akan tampak berkedip sementara planet tidak.
Ditemukan, 32 Planet Baru di Luar Tata Surya
Pada setahun yang lalu, para ahli ilmu astronomi Eropa mengumumkan penemuan 32 planet baru di luar sistem tata surya. Menurut kantor berita Associated Press, Penemuan itu memperkuat bukti dari teori bahwa jagat semesta sebenarnya memiliki banyak tempat yang bisa membangun kehidupan.
Menggunakan teleskop dari European Southern Observatory, para peneliti mengungkapkan bahwa planet-planet yang mereka temukan berukuran tidak sama dengan bumi. Mereka menduga apakah planet-planet itu layak huni. Namun, hasil penelitian itu menambah jumlah planet yang ditemukan di luar tata surya, yaitu sebanyak lebih dari 400 buah.
Enam dari planet-planet yang baru ditemukan berukuran beberapa kali lebih besar dari Bumi, yang diyakini bisa menampung habitat lebih dari 30 persen dari kapasitas Bumi. Sebagian besar planet yang ditemukan ada yang berukuran sama besar dari Planet Jupiter.
Sedangkan dua dari planet-planet yang baru ditemukan ada yang berukuran lima kali lebih kecil dari bumi, selain itu ada yang lima kali lebih besar dari Jupiter.
Pakar astronomi Stephane Udry dari Universitas Jenewa mengungkapkan bahwa penemuan itu mendukung teori bahwa formasi planet itu pada umumnya sama, terutama dengan menilik dari formasi-formasi bintang.
"Saya cukup yakin bahwa banyak planet berukuran mirip bumi," kata Udry dalam suatu konfrensi di Portugal. "Alam tidak mengalami vakum. Bila ada ruang, maka ada planet," lanjut Udry.
Para pakar astronomi juga menyatakan bahwa sekitar 40 persen dari bintang-bintang yang mirip matahari memiliki sejumlah planet yang ukurannya lebih mendekati Bumi ketimbang Jupiter. Massa Jupiter 300 kali lebih besar dari massa Bumi.
Big Bang!!!!!
APAKAH BIG BANG ITU????
Big bang adalah meledaknya suatu titik yang kemudian berkembang menjadi seluruh alam raya ini. Big bang merupakan dentuman amat dahsyat yang mengawali pembentukan alam raya. Titik yang merupakan awal alam raya itu berwujud bongkahan energi yang sangat kecil, panas, dan massa jenisnya sangat tinggi. Karena semua material dan cahaya masih menggumpal jadi satu, maka pada saat itu belum ada cahaya dan Bintang di alam seperti sekarang ini. Namun pada suatu masa, bongkahan energi yang tidak bisa menahan tekanan ini meledak dengan hebat dan alam semesta dalam waktu singkat mulai tumbuh dengan kecepatan tinggi. Seiring dengan memuainya alam semesta. Suhunya pun lambat laun menurun. Material dan gas yang sebelumnya tergabung dengan kuat menjadi terurai. Cahaya menjadi bisa terbang dengan bebas di seluruh alam semesta bagai hujan, dan jagad rayapun menjadi bening. Peristiwa ini disebut dengan "permata berkilaunya alam semesta"
Bukti Penting Yang Semakin Mengukuhkan Big Bang
Data yang diperoleh dari hasil kerja panjang dan teliti membenarkan sejumlah perkiraan yang dibuat puluhan tahun silam di bidang astronomi tentang asal usul galaksi. Di tahun 1960-an, para perumus teori memperkirakan bahwa galaksi-galaksi mungkin mulai terbentuk di wilayah-wilayah di mana materi berkumpul dengan kerapatan yang sedikit lebih besar segera setelah peristiwa Big Bang. Jika perkiraan ini benar, maka cikal bakal galaksi-galaksi itu seharusnya dapat teramati dalam bentuk fluktuasi sangat kecil pada tingkat panas di sisa-sisa radiasi dari Big Bang dan dikenal sebagai Radiasi Latar Alam Semesta.
Kesalahan Umum
Orang sering kali salah mengartikan dentuman besar sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa. Padahal dentuman besar bukanlah suatu ledakan, bukan penghamburan materi ke ruang kosong, melainkan suatu proses pengembangan alam semesta itu sendiri. Dentuman besar adalah proses pengembangan ruang-waktu. Bahkan istilah 'ledakan besar' sendiri merupakan istilah salah kaprah.
Satelit Yang Meneliti Alam Semesta
ini namanya Satelite Cobe,satelit ini diluncurkan pd tgl 18 November 1989, untuk meneliti gelombang mikro dan inframerah sisa dari pembentukan alam semesta, mengukur suhu alam semesta, memetakan radiasi sinar Cosmis, dan meneliti latar Cosmik gelombang radio....
klu yg ini namanya satelit wmap (diluncurkan tahun 2001) sensitivitasnya 10 kali lebih besar dari pada Satelit Cobe. Meneliti fluktuasi suhu alam semesta dengan jauh lebih akurat.
Stasiun luar Angkasa Ultra Modern
Stasiun luar angkasa Internasional ( International Space Station ), merupakan bangunan luar angkasa besar yang dibangun diorbit, 350km diatas Bumi. Bisa untuk menginap maksimal 15 org (mau???). Merupakan tempat untuk melakukan penelitian dan percobaan luar angkasa. Diperkirakan beratnya mencapai 450 ton
Pesawat Ulang Alik luar angkasa lah yang mengangkut barang-barang yang diperlukan oleh stasiun luar angkasa.
Diposkan oleh Nisa astrogirl di 21:56 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz
Stars and Constellation
Bintang dan Rasi Bintang
Lihatlah langit dimalam hari, begitu banyak bintang kan???
Sayang sekali bagi kita yang tinggal di perkotaan, sekarang bintang-bintang tidak mudah dilihat lagi karena polusi sinar lampu neon dan lampu jalan. Tapi, keluar dari kota, jauh di pedesaan yg gelap, kita bisa melihat bintang-bintang dilangit dengan jelas. Pada malam hari dipedesaan, kita bisa menikmati festival bintang-bintang dgn imajinasi dan fantasi. Ada sekitar 2500 buah bintang yang bisa kita lihat dengan mata telanjang tanpa menggunakan teleskop. Tapi, sebenarnya jumlah bintang ada beberapa trilyun. Susah kan menghitung jumlahnya??????
Pada zaman dahulu para petani menggunakan bintang untuk tanda waktu mulai bercocok tanam dan para pelaut untuk navigasi. Mereka juga memberikan nama kepada bintang-bintang tersebut dan konstelasinya, dan mengubah berbagai macam cerita tentang bintang tersebut berdasarkan fantasi. Nama-nama bintang dan konstelasi ini diwariskan kepada kita lengkap beserta rasa ingin tahu tentang konstelasi ini. Hasrat untuk menguap misteri bintang dan konstelasinya berlanjut turun temurun.
Dikembangkannya teleskop menyebabkan lebih banyak lagi bintang yang bisa diobservasi yang ditelaah lebih dalam menggunakan data-data yang bisa ditarik langsung dari alam semesta dan sekitarnya. Meskipun begitu, hanya sedikit hal tentang bintang yang kita ketahui sampai sekarang.